Perkembangan Masyarakat & Kebudayaan Virtual

Perkembangan Masyarakat

Perkembangan Masyarakat adalah Manusia satu yang bersatu dengan manusia lainnya dalam suatu wilayah tertentu akan membentuk sebuah masyarakat. Dari masyarakat inilah akan lahir nilai-nilai bermasyarakat yang berkembang menjadi kebudayaan.

Secara sederhana ada 3 tahap perkembangan masyarakat. Berdasarkan tata kehidupan dan penciptaan serta penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi, yakni :

  • Tradisional
  • Masyarakat Transisi
  • Modern

Masyarakat Tradisional

Masyarakat tradisional adalah warga yang tertutup, pada monopolistik terdapatnya seperangkat pemikiran dan nilai yang meresapi, mengatur dan menguasai, menyatukan semua bidang yang ada.

Ciri-ciri masyarakat pada tahapan ini adalah:

  • Berbentuk komunitas kecil, dan homogen.
  • Pranata sosial bertumpu pada hubungan kekerabatan.
  • Secara geografis berada di daerah terpencil dan sulit terjangkau.
  • Masih hidup dengan sistem ekonomi subsistem.
  • Peralatan dan teknologinya sederhana.
  • Ketergantungan kepada lingkungan.

Terbatasnya akses pelayanan sosial, ekonomi dan politik.

Masyarakat Transisi

Masyarakat Transisi adalah masyarakat yang berada diantara masyarakat tradisional dan modern. Pada umumnya berada di daerah marginal atau kota-desa.

Ciri-ciri dari masyarakat transisi adalah :

  • Adanya pergeseran dalam bidang, misalnya pekerjaan, seperti pergeseran dari tenaga kerja pertanian ke sektor industri.
  • Adanya pergeseran pada tingkat pendidikan. Di mana sebelumnya tingkat pendidikan rendah, tetapi sekarang menjadi mempunyai tingkat pendidikan yang meningkat.
  • Mengalami perubahan ke arah kemajuan.
  • Masyarakat sudah mulai terbuka dengan perubahan dan kemajuan jaman.
  • Tingkat mobilitas masyarakat tinggi
  • Biasanya terjadi pada masyarakat yang sudah memiliki akses ke kota misalnya jalan raya.

Artikel Terkait : Perkembangan Masyarakat Masa Munculnya Rasa Kebangsaan

Masyarakat Modern

Modern adalah masyarakat yang telah meninggalkan cara-cara tradisional yang sebagian besar warganya mempunyai orientasi nilai budaya yang terarah ke Kehidupan dalam peradaban dunia masa kini. Masyarakat modern relatif bebas dari kekuasaan adat-istiadat lama, Karena mengalami perubahan dalam perkembangan zaman dewasa ini. Perbahan-perubahan itu terjadi sebagai akibat masuknya pengaruh kebudayaan dari luar yang membawa kemajuaan terutama dalam bidang ilmu penghetahuan dan teknologi.

Ciri-ciri masyarakat modern :

  • Menerima hal-hal baru.
  • Menyatakan pendapat baik tentang lingkunganya sendiri maupun luar.
  • Masyarakatnya heterogen.
  • Sistem pelapisan sosialnya terbuka.
  • Mobilitas sosialnya tinggi.
  • Melakukan tindakan secara rasional.
  • Tidak terikat pada tradisi/adat.
  • Menghargai waktu.
  • Memiliki perencanaan dan pengorganisasian.
  • Percaya diri.
  • Perhitungan.
  • Menghargai harkat orang lain.
  • Lebih percaya pada ilmu pengetahuan dan teknologi.
  • Menjunjung tinggi suatu sikap dimana imbalan sesuai dengan prestasi yang diberikan.

Teknologi telah mengubah bentuk masyarakat menjadi global, yang merupakan sebuah dunia yang sangat transparan terhadap perkembangan informasi, transportasi serta teknologi yang begitu cepat dan begitu besar mempengaruhi peradaban umat manusia, sehingga dunia juga dijuluki sebagai the big village, yaitu sebuah desa yang besar, di mana masyarakatnya saling kenal dan saling menyapa satu sama lainnya.

Masyarakat global itu juga dimaksud sebagai sebuah kehidupan yang memungkinkan komunitas manusia menghasilkan budaya-budaya bersama, menghasilkan produk-produk industri bersama, menciptakan pasar bersama, melakukan pertahanan militer bersama, menciptakan mata uang bersama, dan bahkan menciptakan peperangan dalam skala global di semua lini. Perkembangan teknologi informasi juga tidak saja mampu menciptakan masyarakat dunia global, namun secara materi mampu mengembangkan ruang gerak kehidupan baru bagi masyarakat.

Masyarakat Nyata

Masyarakat nyata adalah sebuah kehidupan masyarakat yang secara inderawi dapat dirasakan sebagai sebuah kehidupan nyata, di mana hubungan-hubungan sosial sesama anggota masyarakat dibangun melalui penginderaan. Secara nyata kehidupan masyarakat manusia dapat disaksikan sebagaimana apa adanya. Sedangkan kehidupan masyarakat maya adalah sebuah kehidupan masyarakat manusia yang tidak dapat secara langsung diindera melalui penginderaan manusia, namun dapat dirasakan dan disaksikan sebagai sebuah realitas sosial.

Penggunaan internet dan perangkatnya sebagai ruang sosial dan budaya di dunia virtual, Bourdieu mengistilahkannya dengan ‘culture capital’. Simbol dari gaya hidup kaum urban yang berinteraksi di ruang maya. Jika mengacu pada pemikiran Galbraith, mungkin fenomena ini yang dialami ‘the affluent society’.

Catatan terpenting bahwa, budaya online merupakan kelanjutan dari budaya konsumen digital/virtual. Bentuk-bentuk variatif berkomunikasi semakin tak terelakkan (e-mail, chatting, mailist, facebook, twitter, dan seterusnya). Penggunaan internet sebagai ruang sosial dan budaya di aras virtual mengandalkan terbentuknya korelasi tentang fenomena konsumsi dan gaya hidup virtual, terlebih sejak munculnya komunitas maya. Realitas komunitas maya telah menemukan karakternya yang khas, contohnya komunitas maya Kaskuser yang sudah mencapai jutaan lebih.

Analisis Terkait Kehidupan Nyata

Pada era modern ini, banyak masyarakat yang mulai mengikuti perkembangan zaman, dengan mengikuti trend western atau kebarat-baratan. Dan itu memberikan dampak negatif dan positif bagi masyarakat. Teknologi telah mengubah bentuk masyarakat menjadi global, yang merupakan sebuah dunia yang sangat transparan terhadap perkembangan informasi, transportasi serta teknologi yang begitu cepat dan begitu besar mempengaruhi peradaban umat manusia, sehingga dunia juga dijuluki sebagai the big village, yaitu sebuah desa yang besar, di mana masyarakatnya saling kenal dan saling menyapa satu sama lainnya.

Dengan adanya perkembangan zaman pula, terciptanya trend western. Di mana anak muda zaman sekarang mengikuti style orang barat, sebenarnya hal ini memiliki pengaruh negatif yang lebih banyak, namun sisi positifnya, masyarakat bisa memetik pengetahuan dan belajar tentang budaya barat.

Dampak positif yang terdapat dalam perkembangan zaman, adalah adanya teknologi yang canggih dari masa ke masa sehingga mempermudah masyarakat untuk mendapatkan informasi dan segala kebutuhan yang ada. Teknologi yang tercipta juga begitu beragam, dengan kecanggihan gadget masyarakat bisa belajar kapan dan di mana yang diinginkan, di sekolah, di perpustakaan, di kamar, di rumah teman, di dapur, di bus atau di mana pun masyarakat bisa dengan mudah mengakses internet atau bahkan searching berbagai macam tugas di mbah google. Kehadiran ruang sosial maya memberikan perspektif baru dalam memahami perkembangan teknologi media. Ruang sosial maya ini berguna untuk mengeksplorasi dan menyalurkan segala informasinya tanpa memperhatikan batasan-batasan ruang dunia nyata. Sebagai bentuk alegori dari kesiapan manusia menuju pemahamannya terhadap realitas kesadaran rasionalnya

Perkembangan Zaman Yang Mempengaruhi Masyarakat

Sisi negatifnya, dengan perkembangan zaman ini dapat mempengaruhi pola pikir masyarakat, terutama anak muda yang selalu mengikuti style orang barat, di mana berpakaian layaknya orang telanjang, memakai jeans mini, baju tak berlengan sekarang sudah marak di Indonesia, masyarakat pun sudah tidak mempunyai rasa malu untuk mengumbar aurat mereka. Sisi negatif dari adanya teknologi juga mengkhawatirkan generasi bangsa, di mana banyak masyarakat yang menggunakan gadget untuk hal-hal yang tidak baik, seperti melihat video-video porno, memperjual belikan anak, atau bahkan membuat situs-situs yang tak layak di jejaring media.

Adanya sinetron maupun film yang mulai bergenre romance dengan memasukkan kisah-kisah seperti layaknya orang barat, memutarkan film asmara yang bercinta dapat memberikan pengaruh buruk bagi generasi muda yang akan berakibat pada masa depan, di mana banyak anak atau remaja yang mengikuti isi dalam kisah film tersebut, banyak generasi muda yang menjalin hubungan dengan lawan jenis, bercumbu mesra, dan hampir 88% remaja di Indonesia berpacaran dan bahkan hamil di luar nikah. Naudzubillah min dzalik.

Namun tak jarang remaja yang berprestasi di Indonesia, yang membuat bangga orang tua dan mengangkat serta mengharumkan nama bangsa (semoga kita menjadi salah satu didalamnya).

Selain sisi negatif dan positif dari budaya, terdapat pula konflik dalam kebudayaan, secara umum konflik dalam kebudayaan yang terjadi adalah berfokus pada budaya kelas menengah, banyak orang dipisahkan dari kebudayaan tersebut oleh kemiskinan, ras dan kekurangan pendidikan. Setiap kebudayaan mengesahkan bagi anggota-anggotanya dengan cita-cita dan norma-norma tertentu. Kebudayaan ideal adalah kebudayaan yang pantas disetujui oleh masyarakat dan dilestarikan dan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia. Sedangkan kebudayaan yang nyata adalah kebudayaan yang terlihat dan aktual mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia.

Perkembangan Masyarakat Masa Munculnya Rasa Kebangsaan

masyarakat

Masyarakat Perasaan akan timbulnya nasionalisme bangsa Indonesia telah tumbuh sejak lama, bukan secara tiba-tiba. Nasionalisme tersebut masih bersifat kedaerahan, belum bersifat nasional. Nasionalisme yang bersifat menyeluruh dan meliputi semua wilayah Nusantara baru muncul sekitar awal abad XX. Sebagai upaya menumbuhkan rasa nasionalisme di Indonesia diawali dengan pembentukan identitas nasional yaitu dengan adanya penggunaan istilah “Indonesia” untuk menyebut negara kita ini. Dimana selanjutnya istilah Indonesia dipandang sebagai identitas nasional, lambang perjuangan bangsa Indonesia dalam menentang penjajahan.

Kebangkitan nasional adalah masa di mana bangkitnya rasa dan semangat persatuan, kesatuan dan nasionalisme serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia yang sebelumnya tidak pernah muncul selama masa penjajahan. Dalam masa ini muncul sekelompok masyarakat Indonesia yang menginginkan adanya perubahan karena penindasan dan penjajahan. Perkembangan masyarakat Indonesia pada masa munculnya rasa kebangsaan terjadi di berbagai bidang kehidupan, di antaranya sebagai berikut.

Bidang Pendidikan

poker pelangi Perkembangan pendidikan menyebabkan munculnya para cendekiawan baik hasil dari pendidikan barat maupun pendidikan Indonesia sendiri. Para cendekiawan ini menjadi pelopor dan pemimpin munculnya organisasi organisasi pelajar dan mahasiswa untuk melawan penjajah, seperti Perhimpunan Indonesia.

Berdirinya PI berawal dari didirikannya Indische Vereniging tahun 1908 di Belanda, organisasi ini bersifat moderat (selalu menghindarkan perilaku atau pengungkapan yang ekstrem) sebagai perkumpulan sosial mahasiswa Indonesia di Belanda untuk memperbincangkan masalah dan persoalan tanah air. Pada awalnya Perhimpunan Indonesia merupakan organisasi sosial. Memasuki tahun 1913, dengan dibuangnya tokoh Indische Partij ke Belanda maka dibuatlah pokok pemikiran pergerakan yaitu Hindia untuk Hindia yang menjadi nafas baru. Perkumpulan mahasiswa Indonesia. Iwa Kusumasumantri sebagai ketua menyatakan tiga asas pokok Indische Vereeniging yaitu:

  • Indonesia menentukan nasibnya sendiri
  • Kemampuan dan kekuatan sendiri
  • Persatuan dalam menghadapi Belanda

Tahun 1925 Indische Vereeniging berubah menjadi Perhimpunan Indonesia dengan tujuannya Indonesia merdeka. Banyak kegiatan yang dilakukan oleh aktivis PI Belanda maupun di luar negeri, diantaranya ikut serta dalam kongres Liga Demokrasi Perdamaian Internasional tahun 1926 di Paris, dalam kongres itu Mohammad Hatta dengan tegas menyatakan tuntutan akan kemerdekaan Indonesia.

Pengaruh Perkembangan Dan Keadaan Masyarakat

Pengaruh perkembangan dan keadaan masa munculnya rasa kebangsaan terhadap kehidupan masa kemerdekaan hingga sekarang di bidang pendidikan antara lain sebagai berikut :

  • Dengan adanya Perhimpunan Indonesia pergerakan kebangsaan terus berjalan sehubungan dengan meningkatnya wawasan pemimpin-pemimpin Indonesia yang telah mengetahui bahwa bangsanya selama ini telah dijajah. Hal inilah yang membangkitkan pelajar-pelajar Indonesia yang ada di Hindia Belanda untuk berjuang membela bangsanya dan membentuk perhimpunan indonesia pada tahun 1908.
  • Banyaknya penduduk pribumi yang bersekolah telah menghasil kan kaum cerdik pandai di kalangan penduduk pribumi. Kaum cerdik pandai inilah yang mempelopori kesadaran kebangsaan, yaitu suatu kesadaran tentang perlunya persatuan dan kesatuan bangsa. Peristiwa timbulnya kesabaran berbangsa disebut Kebangkitan Nasional Indonesia. Kaum cerdik pandai ini pula yang mempelopori dan memimpin pergerakan nasional pada awal abad ke-20.

Bidang Ekonomi

Ada upaya untuk penghapusan eksploitasi ekonomi asing. Tujuannya untuk membentuk masyarakat yang bebas dari kesengsaraan dan kemalaratan serta meningkatkan taraf hidup bangsa Indonesia.

Organisasi Sarekat Dagang Islam (SDI) pada awalnya merupakan perkumpulan pedagang-pedagang Islam. Organisasi ini dirintis oleh Haji Samanhudi di Surakarta pada tahun 1905, dengan tujuan awal untuk menghimpun para pedagang pribumi Muslim (khususnya pedagang batik) agar dapat bersaing dengan pedagang-pedagang besar Tionghoa. Pada saat itu, pedagang-pedagang keturunan Tionghoa tersebut telah lebih maju usahanya dan memiliki hak dan status yang lebih tinggi dari pada penduduk Hindia Belanda lainnya.

Di bawah pimpinan H. Samanhudi, perkumpulan ini berkembang pesat hingga menjadi perkumpulan yang berpengaruh. R.M. Tirtoadisuryo pada tahun 1909 mendirikan Sarekat Dagang Islamiyah di Batavia. Pada tahun 1910, Tirtoadisuryo mendirikan lagi organisasi semacam itu di Buitenzorg. Demikian pula, di Surabaya H.O.S. Tjokroaminoto mendirikan organisasi serupa tahun 1912. Masuk SI bersama Hasan Ali Surati. Tjokroaminoto kemudian dipilih menjadi pemimpin, dan mengubah nama SDI menjadi Sarekat Islam (SI). Pada tahun 1912, oleh pimpinannya yang baru Haji Oemar Said Tjokroaminoto, nama SDI diubah menjadi Sarekat Islam (SI). Hal ini dilakukan agar organisasi tidak hanya bergerak dalam bidang ekonomi, tapi juga dalam bidang lain seperti politik.

Tujuan SI

  • Mengembangkan jiwa dagang.
  • Membantu anggota-anggota yang mengalami kesulitan dalam bidang usaha.
  • Memajukan pengajaran dan semua usaha yang mempercepat naiknya derajat rakyat.
  • Memperbaiki pendapat-pendapat yang keliru mengenai agama Islam.
  • Hidup menurut perintah agama.

Sarekat Dagang Islam tidak membatasi keanggotaannya hanya untuk masyarakat Jawa dan Madura saja. Tujuan SI adalah membangun persaudaraan, persahabatan dan tolong-menolong di antara muslim dan mengembangkan perekonomian rakyat.

Pengaruh perkembangan dan keadaan masa munculnya rasa kebangsaan terhadap kehidupan masa kemerdekaan hingga sekarang di bidang ekonomi :

  • Tujuan Sarekat Dagang Islam adalah membangun persaudaraan, persahabatan dan tolong-menolong di antara muslim dan mengembangkan perekonomian rakyat. Keanggotaan SI terbuka untuk semua lapisan masyarakat muslim.
  • Sarekat Dagang Islam menghimpun para pedagang pribumi Muslim agar dapat bersaing dengan pedagang-pedagang besar Tionghoa. Pada saat itu, pedagang-pedagang keturunan Tionghoa tersebut telah lebih maju usahanya dan memiliki hak dan status yang lebih tinggi dari pada penduduk Hindia Belanda lainnya.

Bidang Politik

Banyak muncul organisasi-organisasi pergerakan yang menyuarakan aspirasi masyarakat pribumi yang telah hidup dalam penindasan penjajah. Mereka ingin menghancurkan kekuasaan kolonial di Indonesia. Mulai muncul paham-paham baru seperti nasionalisme, liberalisme, sosialisme, dan demokrasi. Semangat nasionalisme pada masa ini digunakan sebagai paham atau ideologi bagi organisasi pergerakan, salah satunya Partai Nasional Indonesia yang diketuai oleh Ir. Soekarno.

Pada tanggal 4 Juli 1927 para pengurus Algemeene Studie Club (Kelompok Belajar Umum) di Bandung mendirikan perkumpulan baru yang dinamakan Perserikatan Nasional Indonesia. Mereka adalah Ir. Soekarno, Mr. Sartono, dr. Samsi, Mr. Iskaq Cokrohadisuryo, Mr. Budiarto, Mr. Ali Sastroamijoyo, Mr. Sunario, dan Ir. Anwari. Perkumpulan ini kemudian berganti nama menjadi Partai Nasional Indonesia (PNI).

Tujuan PNI adalah Indonesia merdeka dengan strategi perjuangannya nonkooperasi. Untuk mencapai tujuan tersebut maka PNI berasaskan pada self help, yakni prinsip menolong diri sendiri, artinya memperbaiki keadaan politik, ekonomi, dan sosial budaya yang telah rusak oleh penjajah dengan kekuatan sendiri nonkooperatif, yakni tidak mengadakan kerja sama dengan pemerintah Belanda Marhaenisme, yakni mengentaskan massa dari kemiskinan dan kesengsaraan.

Pengaruh perkembangan dan keadaan masa munculnya rasa kebangsaan terhadap kehidupan masa kemerdekaan hingga sekarang di bidang politik antara lain :

  • Partai Nasional Indonesia melakukan usaha politik, yakni memperkuat rasa kebangsaan (nasionalisme) dan kesadaran atas persatuan bangsa Indonesia, memajukan pengetahuan sejarah kebangsaan, mempererat kerja sama dengan bangsa-bangsa Asia, dan menumpas segala rintangan bagi kemerdekaan diri dan kehidupan politik.
  • Pada 17-18 Desember 1927 diadakan rapat yang dihadiri oleh PNI, Partai Sarekat Islam, Budi Utomo, Pasundan, Soematranenbond, Kaum Betawi, dan Indonesische Studieclub dan Algeemene Studiclub sepakat mendirikan suatu federasi yaitu Permufakatan Perhimpunan-Perhimpunan politik Kebangsaan Indonesia (PPPKI).

Bidang Sosial Dan Budaya

Melakukan pembentukan identitas nasional, seperti penggunaan nama Indonesia untuk menyebut negara kita. Hal ini diawali oleh J.R Logan pada tahun 1850 dan istilah Indonesia semakin populer sejak Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Ada upaya untuk melindungi, memperbaiki, dan mengembalikan budaya bangsa Indonesia yang hampir punah karena masuknya budaya asing sejalan dengan masuknya penjajah di Indonesia.

Pengaruh perkembangan dan keadaan masa munculnya rasa kebangsaan terhadap kehidupan masa kemerdekaan hingga sekarang di bidang sosial dan budaya antara lain :

  • Organisasi-organisasi politik yang lahir setelah Sumpah Pemuda, semuanya memakai kata Indonesia dalam namanya, seperti Partai Indonesia (Partindo) tahun 1931, Persatuan Bangsa Indonesia (PBI) tahun 1931, Partai Indonesia Raya (Parindra) tahun 1935 dan lain-lain. Bahwa partai Sarekat Islam, pada tahun 1929 berubah nama menjadi Partai Sarekat Islam Indonesia (PSII). Dengan demikian partai ini lebih menunjukkan corak kebangsaannya.
  • Gerakan ke arah persatuan semakin giat diusahakan setelah Kongres Pemuda II. Proses penyatuan berbagai sifat kedaerahan menjadi sifat nasional. Sejak Kongres Pemuda kedua, organisasi-organisasi pemuda kedaerahan mulai memproses untuk bersatu menjadi satu wadah, dan baru berhasil secara tuntas, yaitu pada tanggal 31 Desember 1930 dengan nama organisasi Indonesia Muda.

Dampak Teknologi Informasi Dalam Kehidupan Masyarakat

Teknologi Informasi

Teknologi Informasi semakin modern dan cepat, setiap orang tidak bisa menghindar dari kemajuan teknologi. Teknologi meliputi segala aspek kehidupan, teknologi diciptakan untuk memudahkan pekerjaan manusia. Saat ini teknologi informasi adalah bidang teknologi yang berkembang paling pesat.

Teknologi Informasi (TI), atau dalam bahasa inggris dikenal dengan istilah Information technology (IT) adalah istilah umum untuk teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan menyebar informasi. TI menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan tinggi untuk data, suara dan video.

Perkembangan Teknologi Informasi memicu suatu cara baru dalam kehidupan bermasyarakat, dari kehidupan dimulai sampai dengan berakhir, kehidupan seperti ini dikenal dengan e-life, artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai huruf yang dimulai dengan awalan e seperti, e-commerce, e-government, e-education, e-library, e-journal, e-medicine, e-laboratory.

Namun semua itu tidak lepas dari kekurangannya. Misalnya seseorang bisa menggunakan alat Teknologi Informasi seperti Handphone, PC, Laptop lebih lama daripada berinteraksi dengan orang lain bahkan dengan anggota keluarganya sendiri. Sehingga tingkat kepedulian terhadap sesama manusia kurang, menipisnya sikap tenggang rasa, cenderung lebih mementingkan diri sendiri, dan tidak mempedulikan lingkungan sekitar.

Rumusan Masalah

  • Bagaimana Peran Teknologi informasi di kehidupan masyarakat?
  • Bagaimana perkembangan Teknologi informasi
  • Apakah TI Berdampak positif bagi perkembangan kehidupan masyarakat?
  • Apakah TI Berdampak Negatif bagi perkembangan kehidupan masyarakat?
  • Bagaimana Hubungan Teknologi dengan Masyarakat?

Tujuan

Tujuan dari penulisan makalah ini adalah:

  • Untuk mengetahui peranan TI dalam kehidupan masyarakat
  • Masyarakat lebih bijak untuk memanfaatkan teknologi
  • Untuk mengetahui dampak positif dan negatif teknologi informasi dalam kehidupan masyarakat

Pengertian Teknologi Informasi

Teknologi sangat berpengaruh terhadap masyarakat modern, karena mereka sebagian besar hidupnya tergantung dari informasi, Nana Syaodih S. (1997: 67) menyatakan bahwa sebenarnya sejak dahulu teknologi sudah ada atau manusia sudah menggunakan teknologi. Kalau manusia pada zaman dulu memecahkan kemiri dengan batu atau memetik buah dengan galah, sesungguhnya mereka sudah menggunakan teknologi, yaitu teknologi sederhana. Sejak zaman manusia sudah membuat dan memanfaatkan teknologi seiring perjalanan waktu, terus berkembang hingga sampai saat ini.

Teknologi Informasi, atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information technology adalah istilah umum untuk teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan menyebarkan informasi. TI menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan tinggi untuk data, suara, dan video. Contoh dari Teknologi Informasi bukan hanya berupa komputer pribadi, tetapi juga telepon, peralatan rumah tangga elektronik, dan peranti genggam modern misalnya ponsel.

Dalam konteks bisnis, Information Technology Association of America menjelaskan Pengolahan, penyimpanan dan penyebaran lokal, informasi bergambar, teks dan numerik oleh mikroelektronika berbasis kombinasi komputasi dan telekomunikasi. Istilah dalam pengertian modern pertama kali muncul dalam sebuah artikel 1958 yang diterbitkan dalam Harvard Business Review, di mana penulis Leavitt dan Whisler berkomentar bahwa teknologi baru belum memiliki nama tunggal yang didirikan. Kita akan menyebutnya teknologi informasi(TI). Beberapa bidang modern dan muncul teknologi informasi adalah generasi berikutnya teknologi web, bioinformatika, Cloud Computing, sistem informasi global, Skala besar basis pengetahuan dan lain-lain.

Peran Teknologi Informasi

Dalam kehidupan modern teknologi informasi merupakan sektor paling dominan, siapa saja yang menguasai teknologi ini maka dia akan menjadi pemimpin dalam dunianya, teknologi informasi banyak berperan di berbagai bidang, mulai dari bidang pendidikan, industri, kesehatan, pemerintahan dan lain sebagainya.

Perkembangan Teknologi

Teknologi komunikasi adalah peralatan perangkat keras (hardware) dalam sebuah struktur organisasi yang mengandung nilai-nilai sosial, yang memungkinkan setiap individu mengumpulkan, memproses, dan saling tukar menukar informasi dengan individu-individu lainnya. Yang mendasari sesuatu hal dapat digolongkan kedalam teknologi komunikasi adalah: pertama Teknologi komunikasi dapat di implementasikan dalam suatu alat. kedua Teknologi komunikasi dilahirkan oleh sebuah struktur sosial,ekonomi dan politik. Ketiga Teknologi komunikasi membawa nilai yang berasal dari struktur ekonomi , sosial dan politik tertentu. Sedangkan yang terakhir Teknologi komunikasi meningkatkan kemampuan indera manusia terutama kemampuan mendengar dan melihat

Hedi sasrawan (2012) Dunia telah berubah dan berkembang dengan sangat pesat. Perkembangan ilmu pengetahuan juga tumbuh pesat. Kini, batas-batas dunia seolah tidak terlihat. Semuanya kita bisa capai dengan cepat, tepat, dan murah. Nah, semua itu berkat  teknologi

Kemajuan teknologi saat ini tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Berbagai informasi yang terjadi di berbagai belahan dunia kini telah dapat langsung kita ketahui berkat kemajuan teknologi (globalisasi). Kalau dulu kita mengenal kata pepatah dunia tak selebar daun kelor, sekarang pepatah itu selayaknya berganti; dunia saat ini selebar daun kelor, karena cepatnya akses informasi di berbagai belahan dunia membuat dunia ini seolah semakin sempit dikarenakan kita dapat melihat apa yang terjadi di Amerika misalnya, meskipun kita berada di Indonesia.

Kemajuan Teknologi Bagi Masyarakat

Tentu kemajuan teknologi ini menyebabkan perubahan yang begitu besar pada kehidupan umat manusia dengan segala peradaban dan kebudayaannya. Perubahan ini juga memberikan dampak yang begitu besar terhadap transformasi nilai-nilai yang ada di masyarakat. Khususnya masyarakat dengan budaya dan adat ketimuran seperti Indonesia. Saat ini, di Indonesia dapat kita saksikan begitu besar pengaruh kemajuan teknologi terhadap nilai-nilai kebudayaan yang dianut masyarakat, baik masyarakat perkotaan maupun pedesaan (modernisasi).

Kemajuan teknologi seperti televisi, telepon dan telepon genggam (HP), bahkan internet bukan hanya melanda masyarakat kota, namun juga telah dapat dinikmati oleh masyarakat di pelosok-pelosok desa. Akibatnya, segala informasi baik yang bernilai positif maupun negatif, dapat dengan mudah di akses oleh masyarakat. Dan di akui atau tidak, perlahan-lahan mulai mengubah pola hidup dan pola pemikiran masyarakat khususnya masyarakat pedesaan dengan segala image yang menjadi ciri khas mereka.

Hubungan Perubahan Sosial Dengan Perkembangan Teknologi Komunikasi

Pembahasan di atas sudah dijelaskan bahwa perubahan sosial akan selalu terjadi dalam kehidupan manusia. Perubahan itu tidak akan pernah dapat dicegah karena dengan sendirinya masyarakat. Itu akan selalu ikut arus dalam suatu perubahan yang terjadi. Perubahan sosial terjadi salah satunya diakibatkan oleh teknologi seperti halnya televisi. Dan komputer (internet) membuat menumpuknya informasi di bidang politik, ekonomi dan ilmu pengetahuan.

Seperti yang dikemukakan oleh Rogers (1986: 110) Sebab dan akibat dari perubahan sosial di masyarakat adalah teknologi komunikasi dari pendapat rogers dapat diambil kesimpulan bahwa perubahan sosial yang terjadi dalam kehidupan itu diakibatkan karena semakin majunya teknologi yang terjadi dalam tatanan kehidupan sosial. Dengan majunya teknologi manusia akan semakin mudah untuk mengakses informasi walaupun dari jarak jauh sehingga komunikasi dalam hal ini tidak terbatas oleh ruang dan waktu manusia lebih mudah mengakses informasi secara global sehingga dunia ini terasa sempit dengan adanya kemajuan teknologi saat ini,

Teknologi komunikasi lebih banyak berpengaruh terhadap anak-anak muda dibandingkan dengan kepada anak-anak kecil dan orang tua. mungkin karena faktor anak muda suka melakukan hal-hal yang baru dan menyukai tantangan untuk berubah. misalnya efek dari televisi dan komputer yang banyak beredar di masyarakat sekarang. Sebab dan akibat dari perubahan sosial di masyarakat adalah teknologi komunikasi.

Perkembangan Sistem Informasi

Perkembangan sistem informasi yang berukuran raksasa dan bank data. Menyebabkan menumpuknya informasi yang sangat berguna bagi lingkungan politik, ekonomi dan pengetahuan. Teknologi komunikasi berperan utama dalam menerapkan kebijakan kebudayaan dan membantu mendemokrasikan. Kebudayaan melalui pola penyebaran informasi yang lebih cepat diterima oleh khalayak.

Setiap perubahan sosial memiliki dampak dan teknologi memiliki peranan yang penting. lalu bagaimanakah dampak teknologi komunikasi. Teknologi komunikasi juga mampu mengubah kondisi sosial masyarakat setempat, perubahan sosial boleh saja terjadi asalkan perubahan itu tetap berdasarkan hukum, nilai moral dan tidak berlawanan dengan kebudayaan di Indonesia.

Perubahan sosial terjadi karena adanya suatu interaksi sosial di dalam kehidupan masyarakat. salah satu bisa kita tahu. Sekarang ini teknologi komunikasi berkembang cukup pesat dan mempengaruhi sikap kita terhadap kehidupan sosial. Seperti contoh internet merupakan teknologi yang tidak dapat dipisahkan bagi masyarakat perkotaan dan anak-anak muda.

Dampak Positif Dan Negatif Teknologi Informasi

Seiring perkembangan teknologi semakin cepat dalam masyarakat, masyarakat akan lebih diuntungkan dengan teknologi informasi. Dampak positif dari kemajuan teknologi informasi dapat penulis rangkum sebagai berikut:

  • Masyarakat akan lebih cepat bertukar informasi sehingga lebih efektif dan efisien dalam bertukar informasi yang diperlukan.
  • Terwujudnya masyarakat informasi.
  • Masyarakat yang berwawasan luas.
  • Menjadikan masyarakat yang kreatif dan inovatif.

Adapun dampak negatif:

  • Terjadinya degradasi moral terhadap pengguna yang tidak terkontrol.
  • Terjadinya Cyber Crime atau kejahatan didunia maya
  • Kurangnya kepedulian masyarakat untuk bersosialisasi
  • Mudahnya unsur pornografi untuk didapatkan